49 Tempat Wisata Surakarta Terbaru 2026 yang Hits, Estetik, Worth It dan Bikin Liburan Nggak Nyesel

Surakarta atau Solo punya kelebihan yang jarang dimiliki kota wisata lain: pusat kotanya cukup ringkas untuk dijelajahi dalam waktu singkat, tetapi setiap sudut menawarkan suasana yang berbeda. Dalam satu pagi wisatawan bisa masuk ke lingkungan keraton, berjalan melewati kampung batik, berburu jajanan di pasar tradisional, kemudian berpindah ke museum atau ruang seni tanpa menghabiskan banyak waktu di kendaraan. Ketika malam datang, karakter Solo kembali berubah. Koridor pusat kota dipenuhi lampu, tempat makan, aktivitas warga dan bangunan lama yang justru terasa semakin menarik setelah matahari terbenam.

Yang membuat wisata Surakarta terbaru 2026 semakin worth it adalah posisi Solo sebagai titik awal untuk menjelajahi daerah di sekelilingnya. Tidak sampai harus melakukan perjalanan lintas provinsi berjam-jam, wisatawan sudah bisa mencapai Colomadu, Karanganyar, Ngargoyoso dan Tawangmangu. Udara panas perkotaan perlahan berganti menjadi perkebunan teh, hutan, candi di lereng Gunung Lawu dan deretan air terjun. Ke arah lain ada Sukoharjo dengan situs Kartasura, bukit batu dan wisata keluarga, sedangkan Boyolali menawarkan kebun raya, mata air serta panorama Merapi–Merbabu.

Karena itu, daftar 49 tempat wisata Surakarta yang hits, estetik, worth it dan nggak bikin rugi untuk 2026 berikut tidak hanya berhenti pada batas administratif Kota Surakarta. Sekitar setengah daftar berada di Kota Solo, kemudian dilanjutkan dengan destinasi terdekat di Karanganyar, Sukoharjo dan Boyolali yang masih sangat masuk akal digabungkan dalam satu perjalanan. Tidak semuanya baru dibuka pada 2026; daftar ini memilih tempat yang tetap menarik untuk itinerary tahun ini. Agar perjalanan nyaman, susun rute berdasarkan kawasan Solo Kota, Colomadu–Karanganyar, Tawangmangu–Ngargoyoso, Kartasura–Sukoharjo, atau Boyolali–Selo.

1. Keraton Surakarta Hadiningrat

Keraton Surakarta menjadi salah satu tempat terbaik untuk memulai perjalanan mengenal Solo. Kompleks ini memberikan gambaran kuat tentang tradisi Jawa melalui arsitektur, halaman keraton, koleksi dan atmosfer kawasan Baluwarti.

Datang pagi membuat perjalanan terasa lebih nyaman sekaligus memberikan waktu untuk melanjutkan ke Pasar Klewer, Kauman dan Masjid Agung yang lokasinya relatif berdekatan.

Daya tarik: Keraton, budaya Jawa, sejarah dan arsitektur.
Worth it untuk: Keluarga, pelajar dan pencinta budaya.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Alamat lengkap: Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari pusat Solo, arahkan perjalanan menuju kawasan Keraton dan Alun-Alun Kidul.

2. Pura Mangkunegaran

Pura Mangkunegaran menawarkan karakter yang sedikit berbeda dari Keraton Surakarta. Bangunannya terlihat elegan dengan halaman luas serta interior yang kaya ornamen Jawa dan Eropa.

Tempat ini sangat cocok untuk wisatawan yang menyukai sejarah sekaligus fotografi arsitektur.

Daya tarik: Istana, budaya, arsitektur dan sejarah.
Worth it untuk: Pasangan dan pencinta heritage.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Jl. Ronggowarsito, Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada dekat kawasan Ngarsopuro dan pusat Kota Solo.

3. Pracima Tuin

Pracima Tuin berada dalam lingkungan Pura Mangkunegaran dan menghadirkan taman bergaya klasik yang terlihat sangat estetik.

Penataan taman, bangunan dan suasananya menjadikan tempat ini cocok untuk wisatawan yang menyukai fotografi dan pengalaman yang lebih santai.

Daya tarik: Taman, arsitektur dan suasana heritage.
Worth it untuk: Pasangan dan pencinta tempat estetik.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Alamat lengkap: Kompleks Pura Mangkunegaran, Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Masuk melalui kawasan Pura Mangkunegaran.

4. Museum Radya Pustaka

Radya Pustaka menjadi salah satu museum penting untuk memahami kebudayaan Jawa dan sejarah Surakarta.

Koleksi manuskrip, benda budaya serta lingkungan Sriwedari membuatnya cocok untuk perjalanan edukasi.

Daya tarik: Museum, budaya Jawa dan sejarah.
Worth it untuk: Pelajar dan pencinta sejarah.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Jl. Slamet Riyadi No.275, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada di kawasan Sriwedari dan koridor Jalan Slamet Riyadi.

5. Museum Batik Danar Hadi

Solo dan batik merupakan dua hal yang sulit dipisahkan. Museum Batik Danar Hadi menjadi salah satu tempat terbaik untuk melihat kekayaan motif, teknik dan perjalanan batik Nusantara.

Selain koleksi kain, bangunannya sendiri mempunyai nuansa heritage yang sangat menarik.

Daya tarik: Batik, budaya dan heritage.
Worth it untuk: Pencinta batik, keluarga dan wisata budaya.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Jl. Brigjen Slamet Riyadi No.261, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada tidak jauh dari Museum Radya Pustaka.

6. Tumurun Private Museum

Tumurun menjadi pilihan menarik untuk wisatawan yang menyukai seni modern dan kontemporer.

Interior yang bersih dan karya-karya seni memberikan suasana sangat berbeda dari museum sejarah tradisional.

Daya tarik: Seni modern dan fotografi.
Worth it untuk: Anak muda dan pencinta seni.
Waktu terbaik: Siang hingga sore.
Alamat lengkap: Jl. Kebangkitan Nasional, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada di kawasan pusat kota dan relatif dekat dari Jalan Slamet Riyadi.

7. Lokananta

Lokananta mempunyai tempat penting dalam sejarah musik Indonesia.

Studio rekaman legendaris ini kini menjadi kawasan yang menarik untuk mengenal perjalanan musik sekaligus menikmati ruang kreatif yang lebih modern.

Daya tarik: Musik, sejarah dan ruang kreatif.
Worth it untuk: Pencinta musik dan anak muda.
Waktu terbaik: Siang hingga malam.
Alamat lengkap: Jl. Ahmad Yani No.379A, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari pusat Solo, arahkan perjalanan menuju kawasan Kerten.

8. Benteng Vastenburg

Benteng Vastenburg menjadi salah satu peninggalan kolonial yang masih menjadi landmark penting Solo.

Lokasinya sangat strategis karena dekat dengan Pasar Gede, kawasan Gladag dan pusat heritage kota.

Daya tarik: Benteng, sejarah kolonial dan fotografi.
Worth it untuk: City tour dan pencinta heritage.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Alamat lengkap: Kelurahan Kedung Lumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada di kawasan Gladag, tidak jauh dari pusat Kota Solo.

9. Pasar Gede Hardjonagoro

Pasar Gede bukan hanya tempat belanja kebutuhan sehari-hari. Bagi wisatawan, kawasan ini menjadi salah satu titik terbaik untuk menikmati kuliner dan kehidupan masyarakat Solo.

Bangunan pasar yang khas juga membuat tempat ini menarik untuk fotografi.

Daya tarik: Kuliner, pasar tradisional dan heritage.
Worth it untuk: Pencinta kuliner.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Alamat lengkap: Jl. Urip Sumoharjo, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada dekat kawasan Balai Kota dan Benteng Vastenburg.

10. Pasar Klewer

Pasar Klewer menjadi salah satu pusat batik dan tekstil paling terkenal di Solo.

Wisatawan bisa mencari batik, pakaian, kain maupun berbagai oleh-oleh dengan pilihan sangat banyak.

Daya tarik: Batik, belanja dan budaya lokal.
Worth it untuk: Berburu oleh-oleh.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Jl. Dr. Radjiman, Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada dekat Keraton Surakarta dan Masjid Agung.

11. Kampung Batik Laweyan

Laweyan merupakan salah satu kawasan yang wajib masuk itinerary bagi pencinta batik.

Gang-gang kampung, rumah saudagar lama, showroom dan aktivitas produksi menciptakan suasana yang mempunyai nilai sejarah sekaligus estetik.

Daya tarik: Batik, kampung heritage dan belanja.
Worth it untuk: Pasangan, keluarga dan pencinta budaya.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Kelurahan Laweyan, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari Jalan Slamet Riyadi, arahkan perjalanan menuju kawasan Laweyan.

12. Kampung Batik Kauman

Kauman menjadi alternatif yang sangat menarik jika ingin berburu batik dekat kawasan Keraton.

Kampungnya mempunyai lorong-lorong kecil dengan toko dan rumah batik yang memberikan suasana berbeda dari pusat perbelanjaan modern.

Daya tarik: Batik, heritage dan fotografi.
Worth it untuk: Belanja dan city walk.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada di sekitar Keraton, Masjid Agung dan Pasar Klewer.

13. Taman Balekambang

Taman Balekambang menjadi pilihan saat ingin beristirahat dari perjalanan museum dan heritage.

Pepohonan besar, area hijau dan suasana taman membuat tempat ini nyaman untuk keluarga.

Daya tarik: Taman, pepohonan dan rekreasi.
Worth it untuk: Keluarga dan wisata santai.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Alamat lengkap: Jl. Balekambang No.1, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada tidak jauh dari Stadion Manahan.

14. Kawasan Sriwedari

Sriwedari mempunyai hubungan panjang dengan seni dan budaya Solo.

Kawasan ini cocok untuk perjalanan santai sekaligus menjadi penghubung ke beberapa museum dan tempat budaya di Jalan Slamet Riyadi.

Daya tarik: Budaya, sejarah dan city walk.
Worth it untuk: Wisata santai.
Waktu terbaik: Sore.
Alamat lengkap: Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada di koridor Jalan Slamet Riyadi.

15. Ngarsopuro

Ngarsopuro menjadi salah satu kawasan yang nyaman untuk menikmati suasana malam Solo.

Lokasinya tepat di depan Pura Mangkunegaran dan sering menjadi titik yang menarik untuk city walk.

Daya tarik: City walk, heritage dan kuliner.
Worth it untuk: Pasangan dan anak muda.
Waktu terbaik: Sore hingga malam.
Alamat lengkap: Jl. Diponegoro, Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada tepat di koridor depan Pura Mangkunegaran.

16. Koridor Gatot Subroto Solo

Kawasan Gatot Subroto memberikan wajah Solo yang lebih modern dan kreatif.

Mural, pertokoan, kuliner dan aktivitas malam menjadikannya cocok untuk wisatawan yang ingin melihat sisi urban Solo.

Daya tarik: Street art, kuliner dan suasana malam.
Worth it untuk: Anak muda dan fotografi.
Waktu terbaik: Sore hingga malam.
Alamat lengkap: Jl. Gatot Subroto, kawasan Kemlayan–Jayengan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada dekat pusat kota dan Jalan Slamet Riyadi.

17. Solo Safari

Solo Safari menjadi pilihan utama untuk keluarga yang membawa anak.

Kawasan satwa dan konsep rekreasinya membuat tempat ini cocok dijadikan agenda utama selama setengah hingga satu hari.

Daya tarik: Satwa, edukasi dan wisata keluarga.
Worth it untuk: Anak-anak dan keluarga.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Jl. Ir. Sutami No.109, Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari pusat kota, arahkan perjalanan menuju kawasan Universitas Sebelas Maret–Jebres.

18. Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

Masjid Sheikh Zayed menjadi salah satu landmark baru yang membuat wisata religi Solo semakin menarik.

Arsitektur putih yang megah, halaman luas dan detail bangunan memberikan tampilan yang sangat fotogenik.

Daya tarik: Religi dan arsitektur.
Worth it untuk: Keluarga dan fotografi arsitektur.
Waktu terbaik: Pagi atau sore dengan menghormati waktu ibadah.
Alamat lengkap: Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada tidak jauh dari Stasiun Solo Balapan.

19. Masjid Agung Keraton Surakarta

Masjid Agung menjadi salah satu bagian penting dari kawasan Keraton.

Arsitekturnya memberikan gambaran kuat mengenai hubungan budaya Jawa dan perkembangan Islam di Surakarta.

Daya tarik: Religi, sejarah dan arsitektur Jawa.
Worth it untuk: Wisata religi dan sejarah.
Waktu terbaik: Menyesuaikan waktu ibadah.
Alamat lengkap: Jl. Masjid Agung, Kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada di sebelah kawasan Alun-Alun Utara dan Keraton Surakarta.

20. Klenteng Tien Kok Sie

Klenteng Tien Kok Sie menjadi salah satu tempat menarik untuk melihat sisi multikultural Solo.

Lokasinya dekat Pasar Gede sehingga mudah digabungkan dengan wisata kuliner dan heritage.

Daya tarik: Religi, budaya Tionghoa dan arsitektur.
Worth it untuk: Wisata budaya dan fotografi.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Alamat lengkap: Jl. R.E. Martadinata, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada di kawasan Pasar Gede.

21. Alun-Alun Kidul Surakarta

Alun-Alun Kidul atau Alkid menjadi tempat santai yang erat dengan kehidupan masyarakat sekitar Keraton.

Sore dan malam cocok untuk menikmati jajanan atau sekadar berjalan santai.

Daya tarik: Ruang publik dan kuliner.
Worth it untuk: Keluarga dan wisata hemat.
Waktu terbaik: Sore hingga malam.
Alamat lengkap: Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada di sisi selatan kompleks Keraton Surakarta.

22. Stadion Manahan

Stadion Manahan bukan hanya venue olahraga, tetapi juga salah satu landmark modern Solo.

Kawasan sekitarnya nyaman untuk olahraga dan menikmati suasana kota terutama pagi atau sore.

Daya tarik: Landmark olahraga dan ruang publik.
Worth it untuk: Wisata santai dan pencinta olahraga.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Alamat lengkap: Jl. Adi Sucipto No.1, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada di kawasan Manahan dan mudah dicapai dari pusat Solo.

23. Urban Forest Pucangsawit

Urban Forest Pucangsawit menawarkan ruang hijau yang menarik di tepian Bengawan Solo.

Tempat ini cocok untuk perjalanan santai, olahraga dan menikmati sisi kota yang lebih tenang.

Daya tarik: Hutan kota dan suasana sungai.
Worth it untuk: Keluarga dan healing ringan.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Alamat lengkap: Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari pusat Solo, arahkan perjalanan menuju Jebres dan Pucangsawit.

24. Taman Sunan Jogo Kali

Taman Sunan Jogo Kali berada di kawasan tepian Bengawan Solo dan menjadi pilihan untuk menikmati suasana sungai.

Tempat ini cocok untuk kunjungan ringan tanpa agenda yang terlalu padat.

Daya tarik: Sungai, taman dan ruang terbuka.
Worth it untuk: Wisata santai dan fotografi.
Waktu terbaik: Sore.
Alamat lengkap: Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dapat dikombinasikan dengan Urban Forest Pucangsawit.

25. Museum Keris Nusantara

Museum Keris Nusantara cocok untuk mengenal salah satu benda budaya yang sangat lekat dengan masyarakat Jawa.

Koleksi berbagai keris dan informasi sejarahnya membuat tempat ini cocok untuk wisata edukasi.

Daya tarik: Keris, budaya Jawa dan museum.
Worth it untuk: Pelajar dan pencinta budaya.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Jl. Bhayangkara No.2, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada di kawasan Sriwedari.

Wisata Terdekat dari Surakarta di Karanganyar

26. De Tjolomadoe

De Tjolomadoe berada di Kabupaten Karanganyar, tetapi sangat dekat dari Kota Solo.

Bekas pabrik gula ini diubah menjadi kawasan heritage dan ruang acara dengan gaya industrial yang sangat kuat.

Daya tarik: Heritage industrial dan fotografi.
Worth it untuk: Pasangan dan pencinta arsitektur.
Waktu terbaik: Siang hingga sore.
Alamat lengkap: Jl. Adi Sucipto, Desa Malangjiwan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari Solo, arahkan perjalanan menuju Colomadu.

27. Agrowisata Sondokoro

Sondokoro menawarkan suasana perkebunan dan sejarah industri gula dalam konsep rekreasi keluarga.

Pepohonan besar membuat kawasan terasa teduh dan cocok untuk membawa anak-anak.

Daya tarik: Agrowisata, sejarah gula dan keluarga.
Worth it untuk: Keluarga dan rombongan.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari pusat Karanganyar, arahkan perjalanan menuju Tasikmadu.

28. Grojogan Sewu

Grojogan Sewu tetap menjadi salah satu ikon wisata Tawangmangu.

Air terjun besar yang dikelilingi hutan serta udara dingin membuat tempat ini cocok untuk wisatawan yang ingin menjauh dari suasana kota.

Daya tarik: Air terjun, hutan dan udara sejuk.
Worth it untuk: Keluarga aktif dan pencinta alam.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Alamat lengkap: Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari Solo, arahkan perjalanan melalui Karanganyar menuju Tawangmangu.

29. Tawangmangu Wonder Park

Tawangmangu Wonder Park menjadi pilihan rekreasi yang lebih ringan dibandingkan trekking air terjun.

Lingkungan pegunungan dan area terbuka membuatnya cocok untuk keluarga maupun rombongan.

Daya tarik: Rekreasi dan pegunungan.
Worth it untuk: Keluarga dan anak-anak.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Desa Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari pusat Tawangmangu, arahkan perjalanan menuju Kalisoro.

30. Bukit Sekipan

Bukit Sekipan menawarkan wisata keluarga dengan udara dingin khas Tawangmangu.

Berbagai area rekreasi dan spot foto menjadikannya cocok untuk liburan santai.

Daya tarik: Pegunungan, rekreasi dan fotografi.
Worth it untuk: Keluarga dan pasangan.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Desa Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Berada di kawasan Kalisoro, tidak jauh dari pusat Tawangmangu.

31. The Lawu Park

The Lawu Park menghadirkan suasana hutan dan pegunungan dengan konsep rekreasi yang cocok untuk keluarga.

Tempat ini juga menarik bagi wisatawan yang ingin bermalam di kawasan dingin Gunung Lawu.

Daya tarik: Hutan, pegunungan dan rekreasi.
Worth it untuk: Keluarga, pasangan dan rombongan.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore atau menginap.
Alamat lengkap: Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari Tawangmangu, lanjutkan ke arah Cemoro Kandang.

32. Rumah Atsiri Indonesia

Rumah Atsiri memberikan pengalaman wisata yang lebih unik karena mengangkat tanaman aromatik dan minyak atsiri.

Taman yang tertata serta arsitektur bangunannya juga membuat tempat ini sangat estetik.

Daya tarik: Tanaman aromatik, edukasi dan fotografi.
Worth it untuk: Pasangan dan keluarga.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari pusat Tawangmangu, arahkan perjalanan menuju Desa Plumbon.

33. Candi Sukuh

Candi Sukuh mempunyai bentuk arsitektur yang berbeda dari kebanyakan candi Jawa.

Letaknya di lereng Gunung Lawu membuat panorama dan udara sejuk menjadi bonus tambahan.

Daya tarik: Candi, sejarah dan panorama gunung.
Worth it untuk: Pencinta sejarah dan fotografi.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Alamat lengkap: Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari Karanganyar, arahkan perjalanan menuju Ngargoyoso dan Desa Berjo.

34. Candi Cetho

Candi Cetho menjadi salah satu tempat paling menarik di lereng Gunung Lawu.

Kompleks candi bertingkat, udara dingin dan pemandangan perkebunan membuat suasananya sangat khas.

Daya tarik: Candi, budaya dan pegunungan.
Worth it untuk: Fotografi dan wisata sejarah.
Waktu terbaik: Pagi.
Alamat lengkap: Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari Ngargoyoso, lanjutkan perjalanan menuju Jenawi dan Desa Gumeng.

35. Air Terjun Jumog

Air Terjun Jumog menjadi alternatif yang nyaman untuk wisata keluarga di Ngargoyoso.

Lingkungan hijau dan aliran air memberikan suasana sejuk tanpa perjalanan seberat pendakian gunung.

Daya tarik: Air terjun dan hutan.
Worth it untuk: Keluarga dan pasangan.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Alamat lengkap: Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dapat dikombinasikan dengan perjalanan menuju Candi Sukuh.

36. Kebun Teh Kemuning

Hamparan teh di Kemuning menjadi salah satu tempat paling estetik di sekitar Solo.

Jalan yang melintasi kebun, udara sejuk dan pemandangan hijau membuat kawasan ini cocok untuk road trip santai.

Daya tarik: Kebun teh dan panorama.
Worth it untuk: Pasangan dan fotografi.
Waktu terbaik: Pagi.
Alamat lengkap: Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari Karanganyar, arahkan perjalanan menuju Ngargoyoso kemudian Desa Kemuning.

37. Telaga Madirda

Telaga Madirda menawarkan suasana perairan yang tenang dengan latar pegunungan.

Tempat ini cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati alam tanpa suasana terlalu ramai.

Daya tarik: Telaga, pegunungan dan camping.
Worth it untuk: Healing dan pasangan.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Alamat lengkap: Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari Ngargoyoso, arahkan perjalanan menuju Desa Berjo.

38. Air Terjun Pringgodani

Pringgodani menawarkan suasana alam yang lebih cocok bagi wisatawan yang menyukai trekking.

Hutan dan udara Gunung Lawu membuat perjalanan terasa jauh dari hiruk-pikuk kota.

Daya tarik: Air terjun, hutan dan trekking.
Worth it untuk: Pencinta alam.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Alamat lengkap: Desa Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari Tawangmangu, arahkan perjalanan menuju Desa Blumbang.

39. Gunung Lawu via Cemoro Kandang

Untuk pencinta pendakian, Gunung Lawu menjadi perjalanan khusus yang menawarkan pengalaman berbeda dari city tour Solo.

Pendakian membutuhkan kondisi fisik, perlengkapan dan perhatian terhadap cuaca serta aturan jalur.

Daya tarik: Pendakian, gunung dan sunrise.
Worth it untuk: Pendaki dan pencinta petualangan.
Waktu terbaik: Menyesuaikan kondisi jalur dan cuaca.
Alamat lengkap: Pintu pendakian Cemoro Kandang, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari Tawangmangu, lanjutkan menuju perbatasan Gunung Lawu arah Magetan.

40. Waduk Delingan

Waduk Delingan menawarkan suasana yang lebih tenang bagi wisatawan yang ingin menghindari tempat wisata besar.

Permukaan air dan lingkungan pedesaan cocok untuk perjalanan sore.

Daya tarik: Waduk dan panorama.
Worth it untuk: Healing ringan dan fotografi.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Alamat lengkap: Desa Delingan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari pusat Kabupaten Karanganyar, arahkan perjalanan menuju Desa Delingan.

Wisata Dekat Surakarta di Sukoharjo

41. The Heritage Palace

The Heritage Palace berada di Kabupaten Sukoharjo dan sangat dekat dari Kota Solo.

Bangunan bergaya Eropa dan konsep museum membuat tempat ini cocok untuk fotografi keluarga maupun pasangan.

Daya tarik: Arsitektur, museum dan spot foto.
Worth it untuk: Keluarga dan pasangan.
Waktu terbaik: Siang hingga sore.
Alamat lengkap: Kawasan Pabelan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari Solo, arahkan perjalanan ke barat menuju Kartasura.

42. Keraton Kartasura

Sisa Keraton Kartasura menjadi tempat menarik untuk melihat bagian penting sejarah sebelum pusat kerajaan berpindah ke Surakarta.

Kawasan ini lebih cocok bagi wisatawan yang menyukai sejarah daripada wisata rekreasi modern.

Daya tarik: Situs sejarah dan budaya Jawa.
Worth it untuk: Pencinta sejarah.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Alamat lengkap: Kelurahan Kartasura, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari Solo, arahkan perjalanan menuju pusat Kartasura.

43. Pandawa Water World

Pandawa Water World menjadi salah satu pilihan wisata air untuk keluarga di kawasan Solo Baru.

Berbagai kolam dan permainan membuat tempat ini cocok dijadikan agenda utama ketika membawa anak.

Daya tarik: Waterpark dan wisata keluarga.
Worth it untuk: Anak-anak dan keluarga.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Kawasan Solo Baru, Desa Madegondo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari Solo, arahkan perjalanan menuju Solo Baru–Grogol.

44. Gunung Sepikul

Gunung Sepikul menawarkan formasi bukit batu dengan panorama pedesaan dari ketinggian.

Pagi menjadi waktu yang menarik untuk menikmati lanskap sekaligus menghindari panas.

Daya tarik: Bukit batu, hiking dan panorama.
Worth it untuk: Fotografi dan pencinta alam.
Waktu terbaik: Pagi.
Alamat lengkap: Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari Sukoharjo Kota, arahkan perjalanan menuju Kecamatan Bulu kemudian Desa Tiyaran.

45. Waduk Mulur

Waduk Mulur cocok untuk perjalanan santai ketika ingin menikmati suasana perairan dan pedesaan.

Tempat ini lebih pas untuk road trip daripada wisata yang membutuhkan aktivitas berat.

Daya tarik: Waduk dan suasana desa.
Worth it untuk: Keluarga dan healing.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Alamat lengkap: Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari pusat Sukoharjo, arahkan perjalanan menuju Kecamatan Bendosari.

46. Batu Seribu

Batu Seribu menawarkan kawasan perbukitan dan alam yang cocok untuk wisata keluarga maupun perjalanan singkat.

Suasana hijau menjadi daya tarik utama terutama saat cuaca cerah.

Daya tarik: Perbukitan, alam dan rekreasi.
Worth it untuk: Keluarga dan road trip.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Desa Gentan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari Sukoharjo, arahkan perjalanan menuju Kecamatan Bulu kemudian Desa Gentan.

Wisata Dekat Surakarta di Boyolali

47. Kebun Raya Indrokilo

Kebun Raya Indrokilo berada di Kabupaten Boyolali dan masih mudah digabungkan dengan perjalanan dari Solo.

Area hijau yang luas, koleksi tanaman dan penataan taman membuat tempat ini nyaman untuk keluarga.

Daya tarik: Kebun raya, tanaman dan fotografi.
Worth it untuk: Keluarga dan pasangan.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Alamat lengkap: Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari Solo, arahkan perjalanan menuju Boyolali kemudian kawasan Mojosongo.

48. Umbul Tlatar

Umbul Tlatar menjadi salah satu wisata air yang terkenal di Boyolali.

Sumber air yang segar dan suasana pedesaan membuat tempat ini cocok untuk keluarga.

Daya tarik: Mata air dan wisata keluarga.
Worth it untuk: Anak-anak dan keluarga.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Desa Kebonbimo, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari Boyolali Kota, arahkan perjalanan menuju Desa Kebonbimo.

49. New Selo

New Selo menjadi penutup menarik untuk wisatawan yang ingin melihat Merapi dan Merbabu dari kawasan pegunungan.

Udara dingin, ladang serta panorama dua gunung membuat perjalanan dari Solo terasa sangat sepadan saat cuaca cerah.

Daya tarik: Merapi, Merbabu dan pegunungan.
Worth it untuk: Pasangan, fotografi dan road trip.
Waktu terbaik: Pagi.
Alamat lengkap: Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Cara ke lokasi: Dari Solo, arahkan perjalanan menuju Boyolali kemudian Kecamatan Selo dan Desa Samiran.

20 Wisata Surakarta Paling Hits dan Worth It 2026

  1. Keraton Surakarta
  2. Pura Mangkunegaran
  3. Pracima Tuin
  4. Museum Batik Danar Hadi
  5. Tumurun Museum
  6. Lokananta
  7. Pasar Gede
  8. Kampung Batik Laweyan
  9. Solo Safari
  10. Masjid Sheikh Zayed
  11. De Tjolomadoe
  12. Grojogan Sewu
  13. The Lawu Park
  14. Rumah Atsiri
  15. Candi Sukuh
  16. Candi Cetho
  17. Air Terjun Jumog
  18. Kebun Teh Kemuning
  19. Telaga Madirda
  20. New Selo

Rute Wisata Surakarta 1 Hari yang Nggak Bikin Rugi

Untuk kunjungan pertama, gunakan perjalanan Keraton Surakarta → Kampung Batik Kauman → Pasar Gede → Pura Mangkunegaran → Ngarsopuro → Jalan Gatot Subroto.

Rute ini cocok karena sebagian besar lokasinya masih berada di pusat kota dan memberikan kombinasi sejarah, batik, kuliner serta suasana malam.

Rute Wisata Surakarta yang Estetik

Gunakan Pracima Tuin → Tumurun Museum → Kampung Batik Laweyan → De Tjolomadoe.

Hari berikutnya lanjutkan dengan Kebun Teh Kemuning → Candi Cetho → Telaga Madirda.

Kombinasi tersebut memberikan foto dengan latar istana, seni modern, bangunan industrial, kebun teh dan pegunungan.

Rute Wisata Heritage Solo

Mulailah dari Keraton Surakarta → Masjid Agung → Pasar Klewer → Benteng Vastenburg → Pasar Gede → Pura Mangkunegaran → Lawang kawasan Ngarsopuro.

Simpan waktu cukup untuk berjalan kaki agar suasana kota lama lebih terasa.

Rute Wisata Keluarga Surakarta

Pilih Solo Safari → Taman Balekambang → Stadion Manahan → Masjid Sheikh Zayed.

Jika anak lebih menyukai permainan air, hari berikutnya bisa diarahkan menuju Pandawa Water World.

Rute Wisata Kuliner dan Belanja Solo

Gunakan Pasar Gede → Kampung Batik Kauman → Pasar Klewer → Kampung Batik Laweyan → Ngarsopuro.

Rute ini cocok untuk wisatawan yang ingin pulang membawa batik sekaligus mencoba makanan khas Solo.

Rute Tawangmangu 1 Hari

Mulailah dari Grojogan Sewu → Bukit Sekipan atau Wonder Park → Rumah Atsiri → The Lawu Park.

Jika ingin lebih santai, cukup pilih tiga lokasi karena perjalanan naik menuju Lawu memerlukan waktu.

Rute Ngargoyoso Paling Estetik

Gunakan Kebun Teh Kemuning → Air Terjun Jumog → Candi Sukuh → Telaga Madirda.

Jika masih memiliki waktu, Candi Cetho dapat dibuat sebagai penutup atau dipindahkan ke pagi hari berikutnya.

Rute Candi dan Pegunungan Lawu

Pilih Candi Sukuh → Candi Cetho → Kebun Teh Kemuning.

Rute ini cocok untuk wisatawan yang menyukai sejarah tetapi tetap ingin mendapatkan udara dingin dan panorama alam.

Rute Solo 2 Hari 1 Malam

Hari pertama: Keraton → Kauman → Pasar Gede → Mangkunegaran → Ngarsopuro.

Hari kedua: De Tjolomadoe → Tawangmangu → Grojogan Sewu → Rumah Atsiri.

Rute ini memberikan kombinasi kota dan pegunungan.

Rute Solo 3 Hari 2 Malam

Hari pertama: Heritage Solo dan kampung batik.

Hari kedua: Tawangmangu → Grojogan Sewu → The Lawu Park → Bukit Sekipan.

Hari ketiga: Kemuning → Jumog → Sukuh → Cetho.

Tiga hari sudah cukup untuk merasakan dua karakter Solo Raya yang sangat berbeda.

Rute Solo 4 Hari 3 Malam Paling Lengkap

Hari pertama: Keraton–Kauman–Klewer–Pasar Gede–Mangkunegaran.
Hari kedua: Museum–Laweyan–Lokananta–De Tjolomadoe.
Hari ketiga: Tawangmangu–Grojogan Sewu–Rumah Atsiri–Lawu Park.
Hari keempat: Kemuning–Jumog–Sukuh–Cetho–Telaga Madirda.

Jika lebih menyukai Merapi, hari keempat bisa diganti dengan perjalanan menuju Boyolali dan New Selo.

Tips Wisata Surakarta 2026

Untuk city tour Solo, gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman karena banyak tempat menarik bisa dinikmati sambil berjalan.

Kawasan Keraton, Kauman, Pasar Klewer dan Pasar Gede paling nyaman dikunjungi sejak pagi.

Tawangmangu, Ngargoyoso dan Selo mempunyai udara yang jauh lebih dingin dibandingkan Kota Solo. Bawa jaket tipis terutama jika berangkat pagi.

Gunakan alas kaki dengan grip baik jika menuju Grojogan Sewu, Jumog, Pringgodani atau wisata bukit.

Jangan menggabungkan Tawangmangu dan Selo dalam itinerary satu hari karena berada di arah yang berbeda.

Saat mengunjungi candi, keraton, masjid dan klenteng, gunakan pakaian sopan serta hormati kegiatan ibadah maupun aturan setempat.

Untuk Gunung Lawu, lakukan pendakian hanya ketika jalur dibuka dan kondisi cuaca mendukung.

Penutup

Surakarta punya ritme perjalanan yang menyenangkan karena wisatawan tidak harus memilih antara kota budaya dan wisata alam. Pusat Solo memberikan perjalanan yang rapat dan penuh detail—batik di gang kecil, aroma makanan dari pasar, halaman keraton, bangunan kolonial dan museum—sementara beberapa puluh kilometer dari sana udara mulai berubah dan Gunung Lawu mengambil alih pemandangan. Dua suasana tersebut bisa dinikmati dalam satu liburan yang sama tanpa perjalanan terlalu melelahkan.

Solo juga tidak perlu selalu dinikmati dengan mengejar objek wisata satu per satu. Satu pagi di Pasar Gede bisa sama berkesannya dengan museum, satu sore berjalan di Laweyan dapat lebih menyenangkan daripada berpindah terlalu cepat ke banyak tempat, dan satu hari penuh di Kemuning–Ngargoyoso akan terasa sangat berbeda dari hari sebelumnya di pusat kota. Itulah sebabnya Surakarta cocok untuk perjalanan dua sampai empat hari.

Untuk wisata Surakarta 2026 yang hits, estetik, worth it dan nggak bikin rugi, jadikan Solo sebagai titik tengah perjalanan. Nikmati kotanya perlahan, lalu ketika ingin suasana berubah, ikuti jalan ke timur menuju Gunung Lawu atau bergerak ke barat menuju Boyolali. Surakarta mungkin tidak mempunyai laut, tetapi dalam radius perjalanan yang relatif dekat wisatawan bisa mendapatkan keraton, batik, museum, kebun teh, candi, air terjun dan pegunungan tanpa merasa sedang menjalani liburan yang sama setiap hari.

Keyword terkait: wisata Surakarta terbaru 2026, wisata Solo terbaru 2026, wisata Solo hits 2026, wisata Surakarta worth it, wisata Surakarta estetik, tempat wisata Solo, tempat wisata Surakarta, wisata Solo Raya, wisata keluarga Solo, wisata anak Solo, wisata alam dekat Solo, hidden gem Solo, tempat healing Solo, Keraton Surakarta, Pura Mangkunegaran, Pracima Tuin Solo, Museum Radya Pustaka, Museum Batik Danar Hadi, Tumurun Museum, Lokananta Solo, Benteng Vastenburg, Pasar Gede Solo, Pasar Klewer, Kampung Batik Laweyan, Kampung Batik Kauman, Taman Balekambang, Ngarsopuro, Solo Safari, Masjid Sheikh Zayed Solo, Museum Keris Nusantara, De Tjolomadoe, Sondokoro, wisata Tawangmangu 2026, Grojogan Sewu, Bukit Sekipan, Tawangmangu Wonder Park, The Lawu Park, Rumah Atsiri, Candi Sukuh, Candi Cetho, Air Terjun Jumog, Kebun Teh Kemuning, Telaga Madirda, Gunung Lawu, The Heritage Palace, Keraton Kartasura, Gunung Sepikul, Waduk Mulur, Kebun Raya Indrokilo, Umbul Tlatar, New Selo, wisata Karanganyar dekat Solo, wisata Sukoharjo dekat Solo, wisata Boyolali dekat Solo, road trip Solo 2026, liburan ke Surakarta 2026.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *